“Untuk jadi seorang entrepreneur sejati, tidak perlu IP tinggi, ijazah, apalagi modal uang. “Saat yang tepat itu justru saat kita tidak punya apa-apa. Pakai ilmu street smart saja,” ungkap Purdi E Chandra, Dirut Yayasan Primagama.
Menurutnya, kemampuan otak kanan yang kreatif dan inovatif saja sudah memadai. Banyak orang ragu berbisnis cuma gara-gara terlalu pintar. Sebaliknya, orang yang oleh guru-guru formal dianggap bodoh karena nilainya jelek, justru melejit jadi wirausahawan sukses.
Masalahnya jika orang terlalu tahu risikonya, terlalu banyak berhitung, dia malah tidak akan berani buka usaha,” Purdi E Chandra
Itulah sepenggal kata yang saya baca di sini, betul sekali yang pak purdi bilang kalau hitunga-hitungan terus kapan mulai usahanya. Kita mesti berani terjun untuk berwirausaha, seperti berenang kita mesti turun ke kolam.
Mungkin sebagai awal untuk membuka usaha adalah menjual sesuatu yang bisa menghasilkan misalkan menjual kerudung. Saya pikir menjual kerudung potensinya bagus dan modal juga tidak terlalu besar. Kalau membuka toko mungkin biayanya bisa besar tapi apabila hanya menjual tanpa perlu toko bisanya kecil.
Berjualan kerudung tanpa toko dapat kita lakukan di rumah, penjualan kerudungnya kita bisa tawar-tawarkan ke saudara kita sembari silaturahmi, tetangga, teman-teman kantor, internet dll. Jadi tanpa tokopun sebenarnya kita bisa ko membuka usaha.
Jadi yuk kita beranikan membuka usaha
Tags: bisnis, kerudung, peluang usaha, Purdi E Chandra, wirausaha
June 7, 2009 at 12:40 pm |
[...] itu harus menyenangkan seperti bisnis kerudung By idabatea Berbisnis tentunya harus menyenangkan, kalau tidak menyenangkan bagaimana kita akan tenang menjalankannya. [...]
July 16, 2009 at 7:46 am |
[...] Home Affordable homes, Bungalows, Country homes, Dependant Persons Unit, DPU, Games room, Granny cabins and flats, Home builders and designs, Lifestyle units, Tourist accommodation cabins « Berani berwirausaha [...]